A

Selamat Datang para pemirsa BLOG Syahrul mubarok/Welcome to my blog :D - ADD ME rafael au (syahrul mubarok) - follow me @syahrul0123

Minggu, 24 November 2013

URBAN LEGEND

awassss..!!!!!

( 1 )
“SECURITY GUARD”
“SATPAM”
security-guard
Larut malam, dua orang mahasiswi sedang sibuk mengerjakan tugas mereka di perpustakaan. Ketika mereka sedang sibuk di depan laptop mereka, seorang satpam mendekati mereka dari belakang.
“Perpustakaan sudah hampir tutup.” Kata satpam itu, “Kenapa kalian belum pulang?”
“Kami harus mengumpulkan tugas ini besok pagi jam 7 pak.” Jawab salah satu mahasiswi itu, “Maaf, bisakah kami berada di sini sejam lagi? Kami yakin kami akan menyelesaikannya sebentar lagi.”
“Baik, kalau begitu ada baiknya aku menemani kalian di sini sampai tugas kalian selesai,” jawab satpam tersebut, “Aku akan berdiri di sini untuk memastikan kalian aman.”
Kedua gadis itu merasa sangat berterima kasih pada satpam tersebut. Mereka bisa menyesaikan tugas mereka tanpa takut suatu apapun karena satpam tersebut berjaga di belakang mereka. Hingga saat mereka akan menulis kesimpulan, tiba-tiba ...
“Tok ...”
Salah satu gadis tersebut menjatuhkan pensilnya. Pensil itu menggelinding hingga ke dekat tempat dimana satpam itu berdiri. Ketika gadis itu membungkuk untuk mengambil pensil tersebut, ia melihat sesuatu yang sangat menakutkan.
Dalam keadaan ketakutan, gadis itu memungut pensilnya dan segera mengepaki barang-barangnya.
“Ayo kita pulang!” kata gadis itu pada temannya.
“Kenapa, kita kan belum selesai?”
“Pokoknya kita pulang sekarang!” gadis itu memaksa.
“Tidak! Aku mau menyelesaikannya dulu.”
“Terserah kamu lah.” Ia segera pergi dari sana dengan terburu-buru, tanpa sedikitpun menoleh pada satpam itu. Dengan terpaksa ia meninggalkan temannya itu sendirian di sana bersama petugas keamanan itu.
Dengan keheranan dan agak kesal, gads satunya meneruskan pekerjaannya. Dua menit kemudian, telepon genggamnya berbunyi. Ada pesan SMS masuk dari nomor temannya yang barusan pergi itu.
“Jatuhkan pena ke belakangmu lalu ambil. Kamu akan mengerti.”
Gadis itu kebingunan menerima SMS, tapi tetap saja ia melakukannya. Ia menjatuhkan penanya dan membungkuk untuk mengambilnya.
Lalu iapun melihat sesuatu yang sangat mengerikan.
Kaki sang satpam itu melayang tanpa sedikitpun menyentuh tanah.
Gadis itu hendak berteriak karena ketakutan, namun ia menutup erat mulutnya dengan kedua tangannya. Setelah menenangkan dirinya, iapun menaruh kembali penanya ke atas meja lalu segera mengepaki barang-barangnya.
“Kamu mau pulang? Bukannya tugasmu belum selesai?”
Suara sang satpam itu membuat gadis itu bergidik ngeri.
“Ya...ya pak, tapi saya harus pulang...tadi ada SMS ada ibu saya menyuruh saya segera pulang...” gadis itu mencoba menyembunyikan ketakutannya.
Saat gadis itu hendak pergi, satpam itu mendekat dan membungkuk di belakang gadis itu.
Ia berbisik tepat di telinga gadis itu.
“Jadi kamu pulang bukan karena kamu tahu aku ini apa?” 


 ( 2 )
“HAVE YOU EVER WASH YOUR DOLL?”
“APA KAMU PERNAH MENCUCI BONEKAMU?”
(cerita ini adalah sebuah RIDDLE, but an easy one)
creepy-doll
 
Catatan: postingan ini dimuat di 2channel (sebuah forum terkenal di Jepang)
[Apa kamu pernah mencuci bonekamu?]
 
35: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 10:38:56 ID:oPg8yp03
Apa kalian pernah mencuci boneka kalian?
Punyaku sudah agak berbau akhir-akhir ini.
 
36: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 10:59:33 ID: 7BmddTpa
Kau tak bisa mencuci boneka dari bahan soft vinyl
Tapi kau bisa menggunakan detergen tapi tak sebanyak untuk pakaian
Atau dry laundry saja
 
37: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 11:03:25 ID: Mp3cNp0
Atau mandi saja bersamanya hahaha
 
38: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 11:36:47 ID: ID:oPg8yp03
Tapi kondisinya sudah parah. Terakhir kali aku mencuci rambutnya, ada segumpal besar bagiannya lepas
 
41: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 13:48:56 ID: ID:oPg8yp03
Bola matanya lepas juga...padahal matanya besar dan sungguh indah.
Tapi aneh, kupikir mereka akan menggelinding seperti bola, tapi mereka malah terlihat seperti tomat yang busuk.
 
42: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 14:29:32 ID: 7BmddTpa
Apa kau yakin kau sedang membicarakan boneka?
 
48: Anonymous: 2007/08/14 (Tue) 14:56:01 ID: ID:oPg8yp03
Sial! Baunya tak hilang-hilang! Sial! Siaaaaal!!!! 


( 3 )
“A BLACK JOKE”
“LELUCON SADIS”
m198904260001
 
Malam itu adalah malam yang dingin pada tanggal 1 April.
Seorang pria berdoa di depan ruang operasi.
“Ya Tuhan, tolong selamatkan istri dan anakku yang akan lahir.”
Istri pria itu sedang menjalani bedah caesar. Namun kondisi istrinya sangat lemah sehingga para dokterpun ragu bahwa ia akan selamat menjalani prosedur tersebut.
Sepanjang malam, pria itu terus berdoa untuk istri dan anaknya yang belum kunjung lahir.
Waktu terasa berjalan sangat lambat hingga akhirnya pintu operasi itu terbuka dan sang dokter keluar dengan senyum lebar di wajahnya.
“Selamat atas kelahiran anak anda! Baik istri dan anda selamat!”
Wajah pria itu dipenuhi air mata kebahagiaan dan iapun segera masuk ke ruang operasi.
Namun yang ia lihat justru sebaliknya.
Istrinya tergeletak tak bergerak di meja operasi, bersimbah darah. Begitu pula bayinya, masih dengan tali pusar menempel, sama sekali tak bergerak di atas perut ibunya.
“April Mop!!!” teriak sang dokter dari belakangnya. 

( 4 )
“MMMMMMMMM....”
(cerita ini adalah sebuah RIDDLE)
100326-whispering-small
 
Peristiwa ini terjadi di rumah yang masih aku tepati hingga saat ini.
Tempat dimana aku tinggal tidak memiliki sejarah yang menyeramkan dan keluargaku juga telah tinggal di sini selama beberapa generasi. Oleh sebab itu, aku tak pernah membayangkan kejadian menakutkan seperti ini bisa terjadi.
Tapi akhir-akhir, kapanpun aku sedang duduk di ruang tamu, siang atau malam, aku selalu mendengar suara seorang wanita bergumam,
“Mmmmmm...mmmmm....mmmmm....”
Walaupun tak ada siapapun di sana kecuali aku.
Awalnya suara itu terdengar lirih dan jauh, namun lama-kelamaan suara itu semakin dekat dan jelas terdengar,
“Mmmmmm...mmmmm....mmmmm....”
Suara itu makin mendekat dan mendekat ....
Jadi kapanpun aku mendengar suara itu, aku langsung memanjatkan doa secara berulang-ulang hingga suara itu akhirnya menghilang.
Cara itu selalu berhasil.
Suatu hari aku membeli album terbaru dari band favoritku. Aku sangat menantikan dan ketika sampai di rumah, aku segera memainkannya lewat headphone-ku.
Setelah aku selesai mendengarkan isi albumnya hingga selesai, aku merasa sangat puas. Aku akhirnya membuka headphone-ku dan tepat di telingaku aku mendengar suara,
“Mmmmmmmmmmmmmmmm....” 


( 4 )
“WASHING FACE”
“MENCUCI MUKA”
(cerita ini adalah sebuah RIDDLE)
faucet-dripping
 
Waduh kacau, tanpa sadar hari sudah siang begini. Aku harus segera berangkat. Lima menit lagi sudah jam masuk kantor, namun aku belum mencuci wajahku. Jadi aku segera masuk ke kamar mandi dan mencuci wajahku.
Aku membuka keran air dan segera mencipratkan air ke wajahku. Kemudian aku menuang sabun ke tanganku dan menggosoknya. Aku lalu menyebarkan busanya ke seluruh wajahku sambil memijit-mijitnya pelan.
Suara air yang masuk ke dalam saluran air wastafel terdengar bergema hingga ke penjuru kamar mandi. Aku sendirian saat itu.
Setelah selesai menyabuni wajahku, aku segera meraih air untuk mencuci busanya.
Hah? Apa? Dimana airnya?
Waduh..waduh...sabunnya mulai masuk ke mataku. Bisa tambah perih jika aku tak segera membilasnya.
Kerannya...mana kerannya?
Aku berusaha mencari keran air dengan mata tertutup dengan meraba-raba wastafel.
Ah, ketemu! Ini dia kerannya.
Dengan perasaan lega aku membuka keran air dan airpun mulai mengalir keluar dengan deras.
Aku mencuci wajahku hingga bersih dan mengeringkannya (dengan lengan bajuku, soalnya aku tak punya pilihan lain).
Aku agak takut melihat ke arah cermin.
Aku belum bercukur juga, tapi tak apalah.
Akupun segera berlari, mencoba keluar dari kamar mandi secepat mungkin 


( 5 ) 
“DADDY’S BACK”
“AYAH KEMBALI”
10577190485_3bec00498d_m
Linda terbangun ketika ia mendengar suara pintu kamarnya terbuka. Walaupun ia sudah tak lagi tertidur, ia masih mencoba menutup matanya seerat mungkin. Linda berharap kali ini ia akan mengira ia masih tidur dan pergi. Namun suara langkah kaki itu tetap terdengar mendekati dirinya yang tengah terbaring di tempat tidur. Tiap malam, bisik gadis itu pada dirinya sendiri. Setiap malam ia selalu datang ke kamarku. Kenapa ia tak bisa membiarkanku sendiri satu malam saja?
Pegas dari kasurnya serasa menjerit ketika ia duduk di sampingnya yang tengah terbaring di ranjang. Linda ingin menangis ketika ia menaruh tangannya di kepala gadis itu dan mulai membelai rambutnya. Ketika ayahnya membungkuk dan mencium keningnya, Linda masih bisa mencium bau alkohol dalam napasnya.
“Jangan khawatir, sayang. Ayah mencintaimu. Karena itu ayah kembali dan takkan pergi lagi...” ia berbisik di telinga gadis itu.
Setetes darah menetes dari bibir ayahnya. Napas Linda yang tersengal-sengal mengkhianatinya. Kini ia tahu ia tak bisa lagi berpura-pura tertidur. Ia membuka matanya dan melihat wajah ayahnya yang sudah separuh hancur karena terbakar.
“Tapi ayah...” bisik Linda, air mata mulai mengalir di pipinya, “Kau sudah meninggal ...”